Energi Terbarukan

Haryadi Harian Disway Senin, 20 April 2026
img

DALAM konteks negara-bangsa sekarang, energi terbarukan bukan sekadar energi alternatif hijau. Namun, juga instrumen kedaulatan energi yang berfungsi mengurangi ketergantungan impor energi fosil.

Jika energi fosil acap kali membuat negara-bangsa bergantung pada rantai pasok global yang volatile, energi terbarukan memungkinkan pemanfaatan sumber-daya nasional (air, matahari, angin, geotermal, dan lain-lain).

Di samping itu, energi terbarukan merupakan instrumen geopolitik baru. Dalam hal ini, menggantikan politik minyak menjadi politik teknologi dan mineral kritis. Pun, energi terbarukan menjadi fondasi ekonomi masa depan. Karena berfungsi sebagai instrumen penopang industri hijau, elektrifikasi, dan ekonomi digital.