Lab45

Pertahanan Ibu Kota Negara: Strategi dan Gelar Militer

Studi ini menganalisis geografi militer, karakter ancaman, dan adopsi strategi dalam peperangan yang melibatkan ibu kota negara.

Transformasi Perang Darat 2045

Transformasi Perang Darat 2045 buku yang mengkaji perkembangan literatur akademik seputar peperangan darat, memetakan posisi Indonesia dalam konflik bersenjata kontemporer, dan memproyeksikan karakter perang darat di masa depan.

Dinamika Persenjataan Global dan Proyeksi Pembangunan Pertahanan Indonesia 2045

Kajian ini memetakan dinamika persenjataan global 2045 dan posisi Indonesia berdasarkan faktor ekonomi, potensi, dan teknologi pertahanan.

Skenario Politik Luar Negeri Indonesia 2045

Kajian ini membangun beberapa skenario kebijakan luar negeri Indonesia di 2045 dan menekankan pentingnya komitmen terhadap demokrasi dan pembangunan ekonomi.

Skenario Hubungan Amerika Serikat-Tiongkok dan Proyeksi Kebijakan Indonesia 2045

Kajian ini menjelaskan relasi AS-Tiongkok hingga 2045 dengan mengukur interdependensi dan persaingan kekuatan, serta rekomendasi kebijakan bagi Indonesia.

Gerakan Perempuan dan Proyeksi Kesetaraan Gender Indonesia 2045

Kajian ini memetakan kondisi kesetaraan gender di Indonesia dan merumuskan peta jalan pencapaian tingkat kesetaraan gender di Indonesia sejak 2021 hingga 2045.

LAB 45 adalah lembaga kajian yang ingin menyelaraskan antara ilmu pengetahuan dan praktik empiris di bidang peramalan strategis.

LAB 45 berkonsentrasi pada perkembangan global yang berdampak strategis dan bersifat disruptif terhadap kemajuan dan stabilitas Indonesia.

LAB 45 bekerja membantu para pemangku kebijakan dalam mendorong proses transformasi Indonesia menuju negara maju pada tahun 2045.

Publikasi

Terpopuler

img

Perang adalah bagian tak terpisahkan dari peradaban manusia. Sejarah mencatat semua bangsa pernah terlibat dalam peperangan, terutama di palagan darat. Akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karakter perang darat mengalami perubahan dari masa ke masa. Pengalaman historis Indonesia menjadi penting untuk dikaji karena sebagai negara kepulauan, sekitar 52 persen dari seluruh operasi militer yang digelar sejak 1945 berbasis pada kekuatan darat. Berangkat dari pemikiran tersebut, buku ini bermaksud untuk mengkaji perkembangan literatur akademik seputar peperangan darat, memetakan posisi Indonesia dalam konflik bersenjata kontemporer, dan memproyeksikan karakter perang darat di masa depan.

Politik Keamanan Rabu, 27 April 2022 Buku

Tim Kami

img
Andi Widjajanto
Penasihat Senior

Andi Widjajanto adalah Penasihat Senior di LAB 45. Konsentrasi kajiannya adalah pertahanan, hubungan internasional, dan keamanan siber.

Andi kini menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet di masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (2014-2015) dan Penasihat Senior Kepala Staf Kepresidenan (2016-2022).

Andi mempelajari ilmu hubungan internasional dan studi pertahanan di School of Oriental and African Studies (SOAS), London School of Economics and Political Science (LSE), National Defense University di Washington D.C., dan S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) di Singapura.

img
Makmur Keliat
Penasihat Senior

Makmur Keliat adalah Penasihat Senior di LAB 45.  Fokus kajiannya meliputi moneter, fiskal, sektor keuangan dan diplomasi ekonomi. Sejak 1999, ia aktif sebagai dosen di Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia.

Makmur memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Yogyakarta, Sarjana Muda dan Doktorandus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Gadjah Mada. Ia pun meraih gelar Doktor dari School of International Studies, Jawaharlal Nehru University.

img
Jaleswari Pramodhawardani
Penasihat Senior

Jaleswari Pramodhawardani adalah peneliti senior di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Di LAB 45, ia adalah Penasihat Senior dengan konsentrasi kajian politik keamanan dan gender.

Dani meraih gelar sarjana strata satu dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas 17 Agustus 1945. Ia kemudian memperoleh gelar strata dua dari Pusat Studi Kajian ilmu Wanita, Universitas Indonesia.

Saat ini, Dani menjabat sebagai Deputi V Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan, Papua dan Hak Asasi Manusia Strategis di Kantor Staf Presiden. Sebelumnya, ia bertugas sebagai Staf Khusus Sekretaris Kabinet (2014-2015) dan Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (2015-2016).

img
Haryadi
Penasihat Senior

Haryadi adalah staf pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga. Di LAB 45, ia aktif sebagai Penasihat Senior dengan fokus kajian seputar pemilihan umum, politik lokal dan multikulturalisme.

Haryadi menempuh pendidikan sarjana dan paskasarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Berbekal pendidikan tersebut, ia menjadi fasilitator bagi rekonsiliasi konflik daerah antara 1999 dan 2003.

Alumnus UGM ini juga pernah diangkat sebagai Penasihat Senior Kepala Staf Kepresidenan (2016-2019). Saat ini, Haryadi menjadi anggota Tim Ahli Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (2017-sekarang) dan anggota Majelis Wali Amanat Universitas Sumatera Utara (2020-2025).

img
Iis Gindarsah
Koordinator

Iis Gindarsah adalah Koordinator di LAB 45. Ia juga aktif sebagai staf pengajar pada Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung.

Gigin memperoleh gelar Master di bidang Kajian Strategis dari S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University (2010). Sebelumnya, ia menyelesaikan studi magister Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia (2009).

Sejak tahun 2007, alumnus FISIP Unpar ini pernah bergabung sebagai peneliti di sejumlah lembaga pemikir, baik di dalam maupun luar negeri. Bidang kepakarannya meliputi transformasi pertahanan, inovasi teknologi persenjataan, hubungan sipil-militer, dan diplomasi pertahanan di Asia Timur.

img