Ketika TNI Menginspirasi Polri

Jaleswari Pramodhawardani Jumat, 19 Juni 2026
Generated by AI Generated by AI

Penulis

Ada sesuatu yang sedang terjadi di bawah permukaan hiruk pikuk politik kita, sesuatu yang tidak selalu tampak dalam debat di televisi, tidak terbaca dalam tajuk rencana, dan luput dari perhatian mereka yang sibuk mengurus elektoral 2029.

Institusi-institusi negara, satu per satu, sedang merentangkan sayapnya. Bukan dengan kegaduhan, justru dengan ketenangan legislatif yang terencana. Kita menyaksikan Maret 2025 Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 telah disahkan. Kita pun mendengar kabar, UU Kejaksaaan juga akan menyusul. Beberapa hari lalu giliran UU Polri tiba-tiba diketok palu dalam senyap.

Kita masih menunggu hingga 8 Juli 2026 saat UU itu masuk dalam lembaran negara.  Masing-masing bergerak dalam logika yang serupa: perluas fungsi, naikkan batas usia, masuki ruang yang dulu bukan milikmu. Apabila kita melihatnya satu per satu, masing-masing tampak wajar. Namun, jika kita melihatnya bersama, ada sebuah pola yang kita saksikan, yaitu negara yang sedang didesain ulang dari dalam, melalui pasal demi pasal yang disetujui di ruang sidang di Senayan.
 

Publikasi Terkait