Menata Kembali Republik: Sebuah Undangan untuk Koreksi Bersama

Jaleswari Pramodhawardani Senin, 20 Juli 2026
Generate by AI Generate by AI

Penulis

BERITA pembatalan Konsolidasi Nasional Konferensi Republik di Universitas Indonesia pada 28 Juni 2026, padahal persetujuan telah disampaikan sebelumnya, layak kita baca bukan sebagai insiden, melainkan sebagai data. 

Keputusan semacam itu jarang lahir dari satu meja, ia mencerminkan iklim kelembagaan yang membuat institusi apa pun memilih berhati-hati, bahkan tanpa ada yang memerintahkan. 

Namun, yang dibatalkan hanyalah tempat, bukan gagasan: konsolidasi berpindah ruang, langkah dan semangat Konferensi Republik tidak surut sedikit pun. Pintu boleh dikunci, tetapi ia gagal mengunci ide-ide yang justru meluap keluar. 

Dan, justru di situlah tesis tulisan ini menemukan bentuknya yang paling jernih: tantangan demokrasi Indonesia hari ini bukan krisis yang meledak, melainkan erosi perlahan di lima ruang kehidupan bersama: masyarakat sipil, masyarakat politik, hukum, aparatur negara, dan masyarakat ekonomi, yang saling mengunci satu sama lain. 

Publikasi Terkait