Juwono Sudarsono: Sang Penjaga Epistemik
Juwono Sudarsono: Sang Penjaga Epistemik
Penulis
PENJAGA epistemik adalah orang yang hadir bukan untuk mengambil keputusan, melainkan memastikan keputusan yang diambil berangkat dari pertanyaan yang benar. Di dalam ruangan-ruangan tempat tekanan politik mendorong semua orang segera menandatangani apa yang ada, penjaga epistemik adalah satu-satunya yang tetap bertanya. Karena pertanyaannya tidak bisa diabaikan, semua ruangan bergerak mengikutinya tanpa selalu menyadari bahwa merekalah yang bergerak.
Profesor Juwono Sudarsono adalah penjaga epistemik itu. Dia berpulang pada Sabtu, 28 Maret 2026, di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada usia 84 tahun. Bagi banyak orang, kepergian Pak Ju—demikian dia biasa disapa—bukan sekadar hilangnya seorang tokoh, melainkan juga lenyapnya titik pusat gerak sehingga komunitas seperti kehilangan gravitasi.
Beliau adalah Menteri Pertahanan sipil pertama Indonesia sejak 1959. Pak Ju menjabat dua kali. Yang pertama di bawah Presiden Abdurrahman Wahid pada Oktober 1999-Agustus 2000, lalu di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2004-Oktober 2009. Empat dekade sebelumnya, kursi itu tidak pernah diduduki orang yang tak berseragam.








