Mesin Ekonomi Pertahanan Indonesia

Andi Widjajanto Kamis, 18 September 2025
Mesin Ekonomi Pertahanan Indonesia Mesin Ekonomi Pertahanan Indonesia
  • fb
  • x
  • youtube

Penulis

Andi Widjajanto

Andi Widjajanto

Penasihat Senior

Modernisasi pertahanan seharusnya tidak pernah dijadikan pilihan kebijakan, tetapi prasyarat mutlak untuk menjaga kedaulatan dan mengamankan kepentingan nasional. Namun, di balik setiap upaya untuk membuat tank, kapal selam, dan jet tempur kita semakin canggih, Kementerian Pertahanan wajib menanyakan pertanyaan berikut kepada Kementerian Keuangan: bagaimana kita membiayai belanja pertahanan secara berkelanjutan?

Jawabannya tidak dapat ditemukan dalam proses politik anggaran teknokratis semata. Ia terletak pada sebuah pilihan sadar dalam merancang ”mesin ekonomi pertahanan” negara. Ini bukanlah sekadar perdebatan tentang angka-angka dalam APBN, melainkan sebuah kontestasi ideologis yang tajam antara tiga mazhab ekonomi: Keynesianisme, Monetarisme, dan Teori Moneter Modern (TMM). Paradigma yang kita pilih akan secara langsung mendikte kecepatan modernisasi, gelar postur pertahanan, tingkatan teknologi militer, industri pertahanan domestik, dan bermuara kepada opsi geopolitik Indonesia.

Publikasi Terkait