Menggulung Karpet Merah Penipuan Keuangan

Rionanda Dhamma Putra Selasa, 25 Juni 2024
Menggulung Karpet Merah Penipuan Keuangan Menggulung Karpet Merah Penipuan Keuangan
  • fb
  • x
  • youtube

Penulis

Rionanda Dhamma Putra

Rionanda Dhamma Putra

Analis
Ekonomi Politik

Akhir-akhir ini, salah satu negara di Asia Tenggara sedang dihantui oleh sebuah angka: 24,5 miliar dolar AS. Jumlah ini sama dengan 6% dari PDB dan 25% dari cadangan devisa. Itulah harga yang harus dibayar oleh Vietnam untuk menjaga stabilitas sistem keuangan negaranya. Meledaknya perekonomian negara yang dikuasai oleh Partai Komunis selama satu dekade terakhir ini ternyata diiringi dengan praktik penipuan keuangan yang terstruktur, sistematis, dan masif. 

Penipuan tersebut berawal dari satu bank privat besar bernama Saigon Commercial Bank (SCB). Bank ini dibentuk pada tahun 2012 sebagai hasil merger dari tiga bank bermasalah. Sebanyak 93% sahamnya dimiliki oleh Truong My Lan, konglomerat pemilik Van Thinh Phat. Modus penipuannya terlihat sederhana, namun dilakukan dalam skala masif.

Melalui CEO Van Thinh Phat sekaligus keponakannya, Truong Hue Van dan satu perantara lain, Truong My Lan menjadi otak di balik 916 aplikasi kredit bisnis palsu kepada SCB selama tahun 2012 hingga Oktober 2022. Ketika diakumulasi, nilai aplikasi tipu-tipu tersebut mencapai 12,5 miliar Dolar AS, setara dengan 203,46 triliun Rupiah.

Publikasi Terkait