Halaman Pencarian

img
Rabu, 21 September 2022

Prospek Ekonomi Biru bagi Pemulihan Ekonomi Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan tropis terbesar di dunia. Selain perairannya yang luas mencapai 3.257.357 km2; garis pantainya juga terpanjang kedua di dunia dengan panjang mencapai 108.000 kilometer. Letaknya yang strategis menempatkan Indonesia memiliki mega biodiversity sekaligus produsen ikan terbesar kedua di dunia, setelah China. Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat potensi ekonomi maritim Indonesia mencapai US$1,5 milyar termasuk di antaranya potensi wilayah pesisir, bioteknologi, perikanan, minyak bumi, transportasi laut dan wisata bahari, dengan pemanfaatan hingga tahun 2021 masih pada kisaran 25%.

img
Kamis, 01 September 2022

Tinjauan Ekonomi Hijau

Istilah Ekonomi Hijau pertama kali muncul oleh Pearce et al. pada 1989, lewat laporan “Blueprint for a Green Economy”. Semenjak itu, terjadi perkembangan istilah. Pada 2011, United Nations Environment Programme (UNEP) mendefinisikan Ekonomi Hijau sebagai “peningkatan kesejahteraan dan kesetaraan sosial, dan secara signifikan mengurangi risiko lingkungan dan kelangkaan ekologi”.

img
Jum'at, 26 Agustus 2022

Memperkuat Demokrasi di Indonesia

Indonesia telah mengalami rangkaian pasang surut demokrasi sejak kemerdekaannya pada tahun 1945. Dengan kata lain, demokrasi di Indonesia tidak bergerak secara linier. Namun demikian, terdapat keyakinan bahwa gagasan tentang demokrasi di Indonesia tidak akan pernah musnah, yang di antaranya terlihat dari kuatnya dukungan atas demokrasi dibandingkan sistem politik lainnya. Demokrasi di Indonesia akan terus hidup karena berbagai faktor yang menopangnya.

img
Jum'at, 26 Agustus 2022

Memperkuat Demokrasi di Indonesia: Konteks, Modal, Tantangan, dan Solusi

Indonesia telah mengalami rangkaian panjang gelombang pasang surut demokrasi sejak kemerdekaannya pada 1945. Dengan kata lain, demokrasi di Indonesia tidak bergerak secara linier sehingga dibutuhkan kerangka kebijakan untuk memperkokoh demokrasi. Komitmen bangsa Indonesia terhadap demokrasi merupakan modal yang penting untuk dicatat. Perjalanan demokratisasi di negera ini juga telah memberikan nuansa baru dan lebih kaya terhadap rumusan kepentingan nasional dan penyelenggaraan kebijakan luar negeri serta diplomasi Indonesia. Transisi politik menuju demokrasi memberi Indonesia kesempatan untuk mengaitkan ambisi kepemimpinan dengan tujuan normatif yang luhur. Praktik demokrasi, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan penerapan norma-norma yang mendapat pengakuan universal memberikan kehormatan bagi Indonesia dan menempatkan klaimnya atas kepemimpinan kawasan dengan berdiri tegak di atas landasan normatif global. 

Untuk memperkuat demokrasi, kita perlu mengenali secara baik lingkungan di mana demokrasi itu dibangun, menginventarisasi modal sosial-kultural yang hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat secara luas, serta memetakan tantangan demokrasi ke depan. Oleh karena itu, webinar ini memiliki empat tujuan utama. Pertama, menjelaskan konteks di mana demokrasi dibangun, yang dikaitkan dengan tren yang bersifat umum dan khusus. Kedua, menjelaskan modal sosial-kultural demokrasi Indonesia yang mendorong kita untuk melihat energi positif yang kita miliki sebelum mempraktikkan demokrasi modern. Ketiga, menjelaskan tantangan demokrasi di Indonesia menuju tahun 2045. Terakhir, merumuskan solusi-solusi konkret atas berbagai tantangan tersebut dengan turut mempertimbangkan konteks dan modal yang dimiliki Indonesia.

img
Rabu, 24 Agustus 2022

Crossing the Strait: China’s Military Prepares for War with Taiwan

Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan pada 2-3 Agustus 2022 menjadi katalis dalam peningkatan tensi kawasan, utamanya di Selat Taiwan, dengan digelarnya latihan militer Tiongkok pada enam lokasi perairan mengitari Pulau Taiwan. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan apakah Tiongkok akan melakukan invasi ke Taiwan dalam rangka unifikasi. Apabila terjadi ekskalasi di Selat Taiwan maka fenomena ini akan menambah arena pertempuran yang terjadi pada 2022 setelah operasi militer Rusia terhadap Ukraina pada bulan Februari lalu yang berlangsung hingga sekarang.

img
Selasa, 09 Agustus 2022

Russia-Ukraine Crisis: Where Do We Go from Here

Rusia memulai operasi militer di Ukraina pada 24 Februari 2022. Dalam lebih dari lima bulan terakhir, banyak akademisi, pengamat, dan praktisi di bidang hubungan internasional, pertahanan, dan ekonomi politik menghasilkan analisis mengenai penyebab konflik ini terjadi, proyeksi skenario eskalasi konflik, evaluasi dampak konflik tersebut dan rekomendasi kebijakan untuk mengatasinya, hingga spekulasi mengenai bagaimana negara-negara lainnya memandang dan mengambil sikap atas konflik yang terus berlanjut ini. “Russia-Ukraine Crisis: Where Do We Go from Here?” oleh Dongxiao dan Wei (editor) menawarkan sebuah kajian yang mencakup banyak aspek penting dalam kompleksitas konflik ini. Dengan menggunakan sudut pandang dari dalam Tiongkok, keduanya menghadirkan analisis terkait tatanan internasional, hubungan Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan Rusia, serta perlucutan senjata nuklir.

img
Senin, 18 Juli 2022

Dampak Krisis Ekonomi Global terhadap Stabilitas Politik: Berkaca dari Eropa dan Sri Lanka

Alih-alih memulihkan rantai pasok global pasca pandemi Covid-19, perang di Ukraina justru mengakibatkan stagflasi yang ditandai oleh kenaikan harga-harga kebutuhan pokok di banyak negara. Krisis ekonomi ini disinyalir dapat memantik gejolak politik dan mengganggu stabilitas pemerintahan di dalam negeri. Di Inggris, kondisi ekonomi memburuk tidak hanya karena faktor Brexit, tetapi juga akibat inflasi yang hampir mencapai dua digit. Setelah lebih dari 50 pejabat pemerintahannya mengundurkan diri, Perdana Menteri Boris Johnson akhirnya terpaksa mengundurkan diri pada 7 Juli 2022. Di Sri Lanka, krisis ekonomi sudah sangat buruk hingga meluas menjadi krisis kemanusiaan. Menyusul pendudukan atas istana kepresidenan pada 9 Juli lalu, Presiden Gotabaya Rajapaksa akhirnya melarikan diri ke Maldives.

Secara umum, webinar ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menjelaskan dampak dan risiko dari krisis ekonomi yang diakibatkan oleh konflik bersenjata di Ukraina. Kedua, memperoleh pembelajaran transisi pemerintahan yang baru-baru ini terjadi di Inggris dan Sri Lanka. Terakhir, menampung saran atau rekomendasi dari para pakar, praktisi dan pemerhati ekonomi politik guna memitigasi risiko risiko serupa terhadap Indonesia.

img
Selasa, 12 Juli 2022

BBM Bersubsidi untuk Nelayan

Hasil survei memperlihatkan penyaluran BBM bersubsidi ke nelayan kecil dan tradisional belum tepat sasaran. Ketidaktepatan distribusi BBM bersubsidi ke nelayan kecil dan tradisional telah merugikan semua pihak.

img
Jum'at, 08 Juli 2022

Sebuah Catatan Kecil untuk Perdamaian Ukraina

Mencari titik tengah untuk dapat keluar dari alam berpikir terkait penyebab perang yang selama mengemuka merupakan tugas besar. Titik masuk itu dibutuhkan untuk menciptakan peluang mewujudkan perdamaian di Ukraina.

img
Selasa, 21 Juni 2022

Pertahanan Ibu Kota Negara: Strategi dan Gelar Militer

Studi ini menganalisis geografi militer, karakter ancaman, dan adopsi strategi dalam peperangan yang melibatkan ibu kota negara.