LAPORAN

Politik Keamanan

Penulis Dizar Sabana, Reine Prihandoko, Iis Gindarsah - Kamis, 03 Juni 2021
img

Ringkasan Eksekutif

Topik utama pemberitaan media daring terkait Politik Keamanan 1-28 Mei 2021 meliputi topik Korupsi, Papua, dan Polugri. Topik korupsi memuat pemberitaan terkait proses peralihan pegawai KPK menjadi ASN. Topik Papua memuat aksi Satgas Nemangkawi dalam menumpas teroris KKB di Papua. Topik Polugri memuat pemberitaan terkait diplomasi pemerintah serta respons berbagai pihak di dalam negeri terkait agresi Israel ke Palestina.

Eksposur Pemberitaan Pantauan Polkam

Tilik Data Politik Keamanan

Pendahuluan

Tilik data politik keamanan selama periode 1-28 Mei 2021 menganalisis pemberitaan media daring yang terpantau sebagai klaster Politik dan Keamanan (Polkam). Maha data menunjukkan volume pemberitaan (eksposur) klaster Polkam lebih banyak dibanding klaster Ekonomi, Perempuan, dan Orang Muda (Bagan 1). Kenaikan eksposur klaster Polkam disebabkan tiga tema pemberitaan. Pertama, polemik peralihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kedua, aksi Satgas Nemangkawi dalam menumpas teroris KKB. Terpantau Satgas Nemangkawi berhasil menguasai markas teroris KKB di berbagai lokasi. Ketiga, Diplomasi pemerintah RI terkait Palestina, baik secara multilateral melalui PBB dan OKI, maupun secara bilateral dengan beberapa negara sahabat, seperti Malaysia, Brunei, Singapura, dan Turki. Selain itu, terpantau respons tokoh dan pejabat publik serta penyelenggaraan aksi bela Palestina di berbagai daerah.

Bagan 1. Agregat Maha Data (1–28 Mei 2021)

Analisis Isu Utama

Tabel 1. Rangkuman Pantauan Topik Polkam (1–28 Mei 2021)

Bagan 2. Eksposur Topik Pantauan Polkam (1–28 Mei 2021)

Untuk pergerakan eksposur seluruh pemberitaan Polkam per harinya terangkum dalam Bagan 3. Dapat dilihat terjadi lonjakan eksposur signifikan terjadi ketika pengumuman 75 pegawai KPK tidak lolos tes ASN. Eksposur pemberitaan juga tinggi ketika Presiden memberikan arahan terkait wacana penonaktifan 75 pegawai KPK tidak lolos tes ASN, termasuk respons KPK atas arahan tersebut.

Bagan 3. Pergerakan Isu Polkam (1–28 Mei 2021)

Keterlibatan Oknum yang disertai narasi pelemahan KPK menjadi isu dominan Polkam periode 1–28 Mei 2021. Kulminasi pemberitaan terjadi ketika pengumuman 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos tes ASN dan terancam dinonaktifkan. Tidak lolosnya tokoh-tokoh besar, seperti Novel Baswedan, Harun Al Rasyid, Ambarita Damanik, dan Giri Suprapdiono, membuat perhatian terhadap isu ini besar. Kinetik dari pegawai-pegawai KPK tidak lolos tes membuat eksposur terhadap isu ini terus tinggi sepanjang bulan. Selain itu, terpantau juga kritik dari pegiat antikorupsi, eks pimpinan KPK, serta kelompok oposisi. Narasi pelemahan KPK juga sempat menguat seiring dengan penolakan uji formil UU KPK oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Selain narasi pelemahan KPK, terpantau juga proses peradilan dan penyidikan kasus-kasus korupsi yang tengah ditangani KPK seperti bansos, ekspor benur, pajak, serta pengamanan perkara Walikota Tanjungbalai yang menyeret Azis Syamsudin.

KKB khususnya aksi Satgas Nemangkawi dalam menumpas teroris KKB menjadi tema lain yang menyita perhatian media daring. Sepanjang 1-28 Mei 2021 terjadi beberapa kali baku tembak dan friksi dengan KKB. Satgas Nemangkawi berhasil menguasi kamp KKB di Tagalowa, Wuloni, dan Mayuberi. Selai itu, terpantau juga aksi teror KKB di Ilaga, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang yang menciptakan korban jiwa dari aparat TNI/Polri. Kritik terhadap label teroris KKB juga terpantau masih banyak disuarakan meskipun volume eksposurnya tidak sebesar periode sebelumnya. Selain aksi Satgas Nemangkawi, kinetik dari kementerian juga terpantau cukup intens. Menko Polhukam terpantau beberapa kali melakukan ujaran terkait KKB serta berdialog dengan LSM dan tokoh Papua.

Palestina Merdeka menjadi isu Polkam lain yang memiliki eksposur relatif tinggi di media daring. Perhatian terhadap isu ini meningkat seiring dengan agresi Israel di Palestina. Banyak pihak mendorong Pemerintah untuk melakukan sesuatu dalam membela Palestina. Diplomasi yang dilakukan pemerintah terpantau cukup intensif. Secara multilateral, Indonesia melakukan diplomasi di PBB dan OKI dan mendorong institusi ini untuk memberikan respons terhadap isu Palestina. Secara bilateral, Pemerintah menyelenggarakan diskusi dengan beberapa negara. Bahkan, Pemerintah berhasil Menyusun joint statement dengan Brunei dan Malaysia. Kritik terhadap Pemerintah sempat muncul ketika Indonesia memutuskan untuk menolak resolusi PBB terkait Responsibility to Protect (R2P) genosida PBB. Indonesia bahkan sempat masuk dalam wall of shame salah satu LSM besar dunia karena posisi ini.

Analisis Aktor Utama

Selain pemantauan isu, sistem analisis maha data turut memantau aktor-aktor yang muncul di pemberitaan media daring. Secara umum, tidak ada anomali pada aktor-aktor yang terpantau di klaster Polkam. Aktor-aktor secara merata terekam sesuai topik pemberitaan dan eksposur masing-masing isunya (Bagan 4). Mayoritas aktor dengan eksposur tertinggi terafiliasi dengan dua tema pemberitaan utama, seperti pimpinan dan pegawai KPK karena isu peralihan pegawai KPK menjadi ASN serta pejabat serta aparat TNI/Polri karena pemberitaan terkait penumpasan teroris KKB. Tokoh-tokoh lain yang menerima eksposur tinggi adalah AHY karena kelanjutan friksi internal Partai Demokrat serta safari politiknya sepanjang 1-28 Mei; La-Nyalla Mahmud Matalliti (Ketua DPD) karena kinetik terkait persiapan amandemen konstitusi; serta Rizieq Shihab karena kelanjutan persidangan kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung.

Bagan 4. Analisis Aktor Polkam terhadap Topik dalam Klaster Polkam (1–28 Mei 2021)

Berdasarkan analisis maha data, dapat ditarik temuan mengenai korelasi antar aktor (Bagan 5 dan 6) yang terpantau dalam pemberitaan klaster Polkam selama tanggal 1–28 Mei 2021. Tidak ada aktor anomali yang muncul pada ketiga isu utama. Eksposur pemberitaan ditunjukkan oleh ukuran lingkaran aktor, sementara sentralitas aktor terhadap isu oleh ukuran garis jejaring. Tidak korelasi signifikan dalam tiga isu utama Polkam. Hanya Menko Polhukam Mahfud Md dan Presiden Jokowi yang terpantau pada beberapa isu. Hal ini lumrah, mengingat tidak ada peristiwa yang saling mengaitkan ketiga isu tersebut, mengingat tidak ada peristiwa yang saling mengaitkan, maupun persamaan kebijakan, karakter, dan sektor aparat pemerintah yang menangani ketiga isu tersebut.

Bagan 5. Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Membicarakan Isu Utama dalam Klaster Polkam (1–28 Mei 2021)

Bagan 6.  Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Dibicarakan terkait Isu Utama dalam Klaster Polkam (1–30 Maret 2021)

Download Publikasi