LAPORAN

Politik Keamanan

Penulis Dizar Sabana, Reine Prihandoko - Kamis, 02 September 2021
img

Ringkasan Eksekutif

Topik utama pemberitaan media daring terkait Politik Keamanan di bulan Agustus 2021 meliputi topik Korupsi dan Koalisi Politik. Topik korupsi memuat pemberitaan bersentimen negatif karena polemik vonis Juliari Batubara dan narapidana korupsi lainnya, serta polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat laporan Ombudsman dan laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Pada topik Koalisi Politik, pertemuan Jokowi dengan pimpinan partai koalisi pemerintah dan bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam koalisi. Tidak hanya kedua topik utama, isu Penanggulangan Teror yang utamanya mengenai aksi aparat memburu jaringan teroris Jemaah Islamiyah (JI)-Jamaah Ansharut Daulah (JAD) turut mendapat sorotan di bulan Agustus.

Eksposur Pemberitaan Pantauan Polkam

Tilik Data Politik Keamanan

Pendahuluan

Selama bulan Agustus 2021, analisis maha data berbasis media daring menunjukkan volume atau eksposur pemberitaan seputar Politik dan Keamanan (Polkam) sebesar dua per tiga dari klaster Ekonomi, namun masih lebih banyak dibanding total jumlah eksposur dari gabungan klaster Perempuan dan Orang Muda (Bagan 1). Persentase eksposur pemberitaan klaster Polkam serupa dengan periode sebelumnya, namun secara jumlah terjadi peningkatan sekitar 50%.

Bagan 1. Agregat Maha Data (Agustus 2021)

Analisis Isu Utama

Berdasarkan kategorisasi yang diterapkan pada sistem analisis maha data, pemberitaan seputar Polkam terbagi dalam sebelas topik dengan 29 subtopik dan total 59 isu. Selama bulan Agustus 2021, terpantau dua topik Polkam dengan eksposur tertinggi yaitu Korupsi dan Koalisi Politik (Bagan 2). Peristiwa penting di setiap topik pemberitaan dapat dilihat pada kolom keterangan di Tabel 1.

Tabel 1. Rangkuman Pantauan Topik Polkam (Agustus 2021)

Bagan 2. Eksposur Topik Pantauan Polkam (Agustus 2021)

Eksposur harian seluruh pemberitaan Polkam terangkum dalam Bagan 3. Intensitas pemberitaan harian cenderung stabil, namun meningkat sejak pertengahan bulan saat adanya sidang tahunan MPR. Dapat dilihat bahwa lonjakan eksposur lainnya terjadi saat adanya jumpa pers penangkapan 53 terduga teroris Jemaah Islamiyah (JI)-Jamaah Ansharut Daulah (JAD), sidang putusan Juliari Batubara, serta pertemuan Jokowi dengan pimpinan partai politik (parpol) koalisi. Pada 23 Agustus 2021, Juliari mendapatkan putusan hukuman penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta, serta pidana pengganti sejumlah Rp14,5 miliar. Putusan ini sangat dinanti-nanti, mengingat sebelumnya Juliari mendapatkan cercaan dan hinaan dari masyarakat karena meminta untuk dibebaskan atas semua dakwaan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19. Selain itu, bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam parpol koalisi membuat pertemuan Jokowi dengan petinggi parpol koalisi semakin disorot.

Bagan 3. Pergerakan Isu Polkam (Agustus 2021)

Keterlibatan Oknum

Korupsi kembali menjadi topik dengan eksposur tertinggi. Terdapat tiga tema yang menerima perhatian tertinggi, yaitu kritik komitmen pemberantasan korupsi dan kelanjutan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sepanjang Agustus 2021, kritik terhadap komitmen pemberantasan korupsi terpantau intensif. Kritik terbesar menyasar vonis Juliari Batubara yang dinilai terlalu ringan. Sentimen negatif meningkat seiring pemotongan vonis dan remisi yang diterima ratusan terpidana korupsi. Lambatnya penanganan red notice Harun Masiku juga mendorong publik makin mempertanyakan komitmen aparat dalam memberantas korupsi. Polemik TWK KPK kembali menyita perhatian karena pro-kontra laporan Ombudsman dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Di satu sisi, ada kelompok yang melihat KPK melakukan pelanggaran dalam alih status pegawai KPK. Di sisi lain, muncul kelompok yang melihat aksi Ombudsman dan Komnas HAM ini sebagai bentuk intervensi terhadap independensi KPK.

Konsolidasi Politik

Koalisi politik menjadi topik selanjutnya dengan eksposur tinggi. Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan pimpinan parpol koalisi pemerintah menjadi pendorong meningkatnya perhatian media daring terhadap topik ini. PAN secara resmi dikenalkan sebagai anggota baru koalisi pemerintah di pertemuan tersebut. Manuver ini mendorong diskusi potensi reshuffle kabinet serta komentar dari partai oposisi.

Penanggulangan Teror

Sepanjang Agustus 2021 terpantau kinerja aparat memberantas terorisme sangat intensif. Berawal dari temuan potensi aksi teror di hari kemerdekaan, puluhan terduga teroris kelompok JI dan JAD berhasil ditangkap di berbagai daerah. Kinetik deradikalisasi juga banyak terekam di periode ini, seperti pembangunan kawasan terpadu program deradikalisasi serta pertemuan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) dengan narapidana terorisme. Aksi Satgas Nemangkawi dalam menumpas Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua juga banyak terekam di pemberitaan bulan Agustus.

Analisis Aktor Utama

Sistem analisis maha data turut memantau aktor-aktor yang muncul di pemberitaan media daring. Sesuai dengan pola normalnya, persebaran eksposur aktor polkam pada periode ini tidak menunjukkan anomali karena cenderung terpusat pada topik-topik tertentu yang sudah rutin menjadi sorotan dan memang sifatnya insidental (Bagan 4). Aktor-aktor dengan eksposur tertinggi terpantau pada topik Korupsi dan Koalisi Politik. Topik Korupsi didominasi oleh aktor yang terkena kritikan soal isu pelemahan KPK, yakni Jokowi, Firli Bahuri, dan Ali Fikri. Pada topik yang sama juga terekam pemberitaan terkait kritik vonis tersangka korupsi, yakni Juliari Batubara dan Boyamin Saiman, serta terkait gugatan terhadap Puan Maharani atas seleksi calon anggota BPK yang diangkat oleh Boyamin Saiman. Topik Koalisi Politik didominasi oleh aktor terkait bergabungnya PAN dalam koalisi, terutama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengumpulkan para petinggi parpol koalisi dan Johnny G. Plate selaku Sekretaris Jenderal Partai NasDem yang menyebut hadirnya PAN dalam pertemuan parpol koalisi pemerintah sebagai sahabat baru koalisi. Selain itu dalam topik yang sama, Novel Bamukmin muncul terkait pemberitaan peluang tokoh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) di 2024. Secara normal, Jokowi muncul pada lintas topik. Selain itu, para aparat kepolisian muncul sesuai jabatannya, yakni Prabowo Argo Yuwono dan Ahmad Ramadhan pada topik Radikalisme terkait penangkapan terduga teroris dan kinetik deradikalisasi, serta Ahmad Mustofa Kamal pada topik Papua terkait perkembangan KST Papua.

Bagan 4. Analisis Aktor Polkam terhadap Topik dalam Klaster Polkam (Agustus 2021)

Berdasarkan analisis maha data, dapat ditarik temuan mengenai korelasi antar aktor yang terpantau dalam pemberitaan klaster Polkam selama bulan Agustus 2021. Tidak ada aktor anomali yang muncul pada kedua isu utama. Eksposur pemberitaan ditunjukkan oleh ukuran lingkaran aktor, sementara sentralitas aktor terhadap isu oleh ukuran garis jejaring. Tidak korelasi signifikan dalam tiga isu utama Polkam. Pada aktor yang aktif membicarakan, terekam hanya Mahfud Md dan Jokowi yang muncul pada dua isu (Bagan 5). Mahfud Md selaku Menteri dari Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) lumrah muncul pada isu Penanggulangan Teror dan Keterlibatan Oknum kasus korupsi karena merupakan isu-isu yang menjadi fokus Kementeriannya. Di sisi lain, sudah tepat jika Mahfud Md tidak muncul pada isu Konsolidasi Partai. Hal ini menunjukkan bahwa posisi Mahfud berada di dalam pemerintahan, serta tidak memiliki afiliasi atau pun mencampuri urusan kepartaian. Jokowi muncul pada isu Keterlibatan Oknum karena adanya tuntutan terkait TWK KPK dan pada isu Konsolidasi Partai karena pertemuannya dengan petinggi parpol. Di sisi lain, Presiden Jokowi juga menjadi satu-satunya yang terekam sebagai aktor yang aktif dibicarakan di seluruh isu (Bagan 6). Temuan-temuan ontologi ini tidak menunjukkan anomali, mengingat ketiga isu tersebut tidak memiliki peristiwa yang saling berkaitan, maupun persamaan dalam kebijakan, karakter, dan sektor aparat pemerintah yang menanganinya.

Bagan 5. Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Membicarakan Isu Utama dalam Klaster Polkam (Agustus 2021)

Bagan 6. Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Dibicarakan terkait Isu Utama dalam Klaster Polkam (Agustus 2021)

Download Publikasi