TILIK DATA

Perempuan

Penulis Ratu Dyah Ayu Widyaswari, Birgitta A.P. Saputro, Mutti Anggitta, Jaleswari Pramodhawardani - Selasa, 06 Juli 2021
img

Ringkasan Eksekutif

Pantauan bulan Juni 2021 Klaster Perempuan lebih banyak memberitakan isu dalam topik Kekerasan Berdasarkan Gender dan Kesetaraan Gender. Agregat pola isu Perempuan terbaca pada bagian eksploitasi dan friksi, hal ini menandakan peringatan agar pemerintah dapat fokus mengurus kasus dan mendorong isu Perempuan sampai pada pola setara dan lebih terkonsolidasi. Pemberitaan Kekerasan Berdasarkan Gender didominasi oleh kumpulan berita dan penanganan kasus kekerasan seksual, di antaranya adalah; laporan kasus pelecehan di KRL yang dianggap kurang bukti, Polisi dijatuhi hukuman mati dan pemecatan paksa akibat kasus rudapaksa dan dugaan kasus pelecehan oleh Gofar Hilman. Isu-isu yang naik di pemberitaan ada dalam koridor normal dan bulan ini lebih menyentuh perhatian konstituen Nasionalis-Pragmatis. Pada bulan ini, aktor Perempuan dominan berasal dari kalangan artis karena kasus dugaan pelecehan seksual Gofar Hilman dan Rian D’Masiv/Dany Sakrie, serta kontroversi gizi anak Sandy Aulia.

Eksposur Topik Pantauan Klaster Perempuan (1-25 Juni 2021)

Analisis Politik Perempuan

Pendahuluan

Laporan analisis periode pemantauan 1-25 Juni 2021 menganalisis pemberitaan media daring yang terpantau sebagai Klaster Perempuan. Berdasarkan pengamatan maha data (Bagan 1), frekuensi konten pemberitaan terkait Klaster Perempuan (16,975 berita) merupakan klaster urutan ketiga jika dibandingkan dengan yang lainnya. Laporan ini menganalisis isu-isu utama yang menjadi perhatian yaitu Kekerasan Berdasarkan Gender dan Kesetaraan Gender

Bagan 1. Agregat Maha Data (Juni 2021)

Analisis Isu Perempuan

Berdasarkan ketegorisasi yang ditetapkan pada sistem analisis maha data, pemberitaan seputar perempuan terbagi menjadi 5 topik dengan 11 sub topik dan 23 isu. Mengacu pada temuan kuantitatif Tabel 1, topik dengan frekuensi pemberitaan tertinggi pada klaster Perempuan adalah Kekerasan Berdasarkan Gender dan Kesetaraan Gender. Uraian peristiwa-peristiwa penting dari setiap topik pemberitaan Perempuan dapat dilihat pada kolom keterangan di Tabel 1.

Tabel 1. Rangkuman Pantauan Topik Perempuan (Juni 2021)

Bagan 2. Eksposur Topik Pantauan Klaster Perempuan (Juni 2021)

Selama bulan Juni terdapat beberapa peristiwa dengan sorotan tertinggi pada topik Kekerasan Berdasarkan Gender dan Kesetaraan Gender (Bagan 3). Diawali dengan laporan pelecehan seksual di KRL dianggap kurang bukti. Kejadian tersebut menarik perhatian publik, hingga pihak KAI turun tangan dan angkat bicara. Kedua, dugaan kasus pelecehan seksual oleh Gofar Hilman. Berawal dari cuitan personal, sampai saat ini dugaan kasus pelecehan belum masuk penyelidikan. Ketiga, sikap tegas KPPPA yang turut mengawal putusan atas tindakan pelecehan oleh aparat keamanan yaitu polisi.

Selain itu, pergerakan isu Kesetaraan Gender terurai di bawah grafik yang salah satunya adalah gelar yang diberikan UNHAN untuk Megawati Soekarnoputri. Namun penghargaan ini justru dianggap sebuah sifat Narsis dari Presiden ke 5 Indonesia. Banyak masyarakat yang menganggap bahwa beliau adalah anak keturunan bangsawan yang notabene karier dan masa depannya sudah sangat terjamin sehingga gelar tersebut kurang pantas, melainkan sikap narsis. Menyikapi hal tersebut, Megawati menyatakan sudah biasa mendengar komentar di luar kontes dan Mendikbud membenarkan bahwa pengalaman praktik Ibu Megawati yang menuntun gelar tersebut.

Bagan 3. Pergerakan Isu Perempuan (Juni 2021)

Analisis Aktor Utama

Selain pemantauan terhadap isu, sistem pemantauan turut mengamati aktor yang mendominasi pemberitaan di media daring dengan melakukan analisis tabulasi silang antara aktor dengan topik dan aktor dengan konstituen politik. Secara umum tidak ada anomali pada aktor-aktor yang terpantau di Klaster Perempuan. Namun, nama aktor didominanasi oleh public figure karena maraknya dugaan kasus kekerasan maupun kasus yang melibatkan mereka.

Bagan 4. Analisis Aktor Perempuan terhadap Topik (Juni 2021)

Aktor Perempuan didominasi dengan topik Kekerasan Berdasarkan Gender. Beberapa nama Public Figure masuk ke dalam daftar Aktor Perempuan terkait kasus dugaan pelecehan seksual serta penuntasan perseteruan. Gofar Hilmar (Influencer) memiliki eksposur tertinggi terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual, Arist Merdeka Sirait (Ketua Komnas Perempuan) berbicara mengenai kasus dugaan pelecehan seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, sedangkan I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Menteri PPPA) berbicara terkait isu sinetron Suara Hati Istri yang melanggar hak anak dan melegalkan praktik perkawinan anak, mengawal keputusan pengadilan atas tindakan kekerasan seksual oleh aparat keamanan polisi, serta mengapresiasi peresmian rumah perlindungan pekerja perempuan pertama di Indonesia yang berada di Musi Banyuasin.

Setelah menganalisis nama aktor, sistem dapat menarik temuan nama aktor yang terkolerasi antar topik. Dari analisis tersebut tidak terdapat anomali aktor dan eksposur berita diilustrasikan dari ukuran lingkaran setiap aktor. Nama aktor yang terpantau beririsan pada ontologi aktor yang aktif membicarakan Isu Utama pada Klaster Perempuan adalah Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Bintang Darmawati. Hal tersebut terpantau normal terkait dengan dirinya yang menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia.

Bagan 5. Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Membicarakan Isu Utama dalam Klaster Perempuan (Juni 2021)

Bagan 6. Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Dibicarakan terkait Isu Utama dalam dalam Klaster Perempuan (Juni 2021)

Download Publikasi